Sabtu, 05 Juli 2008

BUNGA Untuk Direnungkan

BUNGA

Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan
hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku.
Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar dan ia melontarkan
kata-kata menyakitkan. Aku tahu ia menyesali perbuatannya karena
hari ini ia mengirim aku bunga.
Aku mendapat bunga hari ini. Ini bukan ulangtahun
perkawinan kami atau hari istimewa kami.
Semalam ia menghempaskan aku ke dinding dan mulai
mencekikku Aku bangun dengan memar dan rasa sakit
sekujur tubuhku.
Aku tahu ia menyesali (perbuatannya) karena ia
mengirim bunga padaku hari ini.

Aku mendapat bunga hari ini, padahal hari ini
bukanlah hari Ibu atau hari istimewa lain. Semalam
ia memukul aku lagi, lebih keras dibanding
waktu-waktu yang lalu.
Aku takut padanya tetapi aku takut meningggalkannya.
Aku tidak punya uang.
Lalu bagaimana aku bisa menghidupi anak-anakku?
Namun, aku tahu ia menyesali (perbuatannya) semalam,
karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga.
Ada bunga untukku hari ini. Hari ini adalah hari
istimewa : inilah hari pemakamanku.
Ia menganiayaku sampai mati tadi malam. Kalau saja
aku punya cukup keberanian dan kekuatan untuk
meninggalkannya, aku tidak akan mendapat bunga lagi
hari ini....

Ps : Ini tolong di forward ke sahabat2 kita yg
perempuan dibelahan dunia manapun. Kadang wanita
terlalu lemah dan menerima saja untuk disakiti oleh
pria yg dicintainya.


STOP KEKERASAN PADA PEREMPUAN!!!
"Aku adalah tiap rintik hujan yang membasahi bumi,
kecil, sedikit, tapi berarti"
By.NN

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Aluta kontinua

Anonim mengatakan...

Makasih kawan......